5 Ide Bisnis Sampingan Buat Mahasiswa yang Bisa Hasilkan Banyak Uang

Posted on

Menjadi seorang mahasiswa bukanlah hambatan untuk berbisnis. Banyak mahasiswa yang membuka bisnis sampingan untuk menghasilkan uang tambahan. Bahkan tidak sedikit yang kemudian sukses membangun usahanya menjadi besar dan menghasilkan banyak uang.

5 Ide Bisnis Sampingan Buat Mahasiswa yang Bisa Hasilkan Banyak Uang

 

Di zaman sekarang ini berbagai bisnis sampingan kreatif diciptakan oleh anak-anak muda yang masih berstatus mahasiswa untuk menambah pundi-pundi penghasilan mereka. Sebagai bukti nyata diawali dari kisah sukses Facebook yang didirikan oleh anak muda yang ketika itu masih duduk di bangku kuliah yakni Mark Zuckerberg.

Berawal dengan tujuan untuk melayani konsumennya yang saat itu masih sebatas mahasiswa Harvard, Zuckerberg berhasil mengembangkan bisnisnya hingga menjadi Facebook seperti yang kita kenal pada saat ini. Sebelumnya, ada pula mahasiswa Harvard lain yang juga salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, yang memulai bisnisnya sejak masih kuliah.

Itulah bukti jika status mahasiswa tidak menjadi hambatan bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan guna mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis tersebut. Bahkan, hingga bisnis itu akhirnya berhasil dan menjadi besar. Tidak mengherankan jika generasi muda sekarang ini berlomba-lomba untuk membuka bisnis sedini mungkin dengan menggunakan ide kreatif yang mereka miliki.

5 Ide Bisnis Sampingan Buat Mahasiswa

Nah, Bagi yang masih bingung untuk memulai bisnis sampingan, berikut ini kami berikan beberapa contoh ide bisnis sampingan buat mahasiswa yang kiranya dapat dikembangkan dan bisa menghasilkan banyak uang:

1. Membuka Usaha Katering

Bagi yang tinggal di Makassar, mungkin jasa katering bernama “Dined!” sudah tidak asing lagi di telinga. Jasa katering ini didirikan oleh mahasiswa dua mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Makassar, Edwin Wirando dan Hardini Mukti WR. Bisnis duo mahasiswa program studi Manajemen Tata Boga Angkatan 2012 ini kini telah berjalan sekitar tujuh bulan dengan omset setiap bulannya sekitar Rp7-8 juta.

Dikutip dari artikel “Dua Mahasiswa Akpar Makassar Rintis Usaha Bersama” yang diterbitkan secara online oleh Tribun, Edwin mengatakan ide untuk membuka bisnis kuliner bersama dengan Dini, muncul setelah mereka menyelesaikan Praktik Kerja Lapang (PKL) pada tahun 2014, meskipun dia mengikuti PKL di Jakarta dan Dini di Yogyakarta. “Dalam menjalankan usaha ini, saya lebih banyak mengerjakan makanan besarnya dan dini lebih fokus ke pastry. Selain itu, Dini juga bertanggung jawab terkait urusan keuangan,” kata Edwin. Selain menawarkan jasa katering, Dined! juga menawarkan makanan kecil seperti Dim Sum. Dimana, pesanan pelanggan dapat langsung diantarkan ke rumah mereka masing-masing.

2. Bisnis Online Shop

Saat ini kalau kita perhatikan sudah terdapat banyak sekali situs-situs online shop yang dapat digunakan sebagai media untuk kegiatan jual beli, seperti Kaskus, Lazada dan OLX. Mungkin sebagian dari kita juga sudah terbiasa menggunakannya. Namun bagi yang ingin menjadi seorang entrepreneur, kita bisa mencoba membuat situs jual beli sendiri yang sesuai dengan bidang yang dikuasai.

Misalnya, kita seorang penggemar sneaker, kita bisa membuat sebuah situs yang mempertemukan para kolektor sneaker, sekaligus menjadi perantara untuk kegiatan jual beli tersebut. Pertama kita mungkin akan memulai dengan satu dua pesanan saja. Setelah dikenal, maka ribuan pesanan pun bisa saja didapatkan. Uang pun akan mengalir. Pemasukan bisa didapat dari berbagai cara, mulai dari penjualan sendiri, hingga biaya pemasangan iklan.

3. Bisnis Event Organizer

Untuk usaha yang satu ini, tidak membutuhkan modal besar. Namun, memang membutuhkan kesungguhan untuk merancang dan membuat konsep acara yang menarik bagi konsumen. Selain itu, biasanya juga membutuhkan modal pertemanan yang baik untuk memasarkan acara yang dibuat. Sedangkan untuk masalah anggaran, biasanya dananya nanti akan berasal dari pihak penyelenggara.

Dikutip dari artikel “Berawal dari hobi, Winny buat EO hingga kini punya sekolah model” yang dipublikasikan secara online oleh Merdeka, mahasiswa lulusan pendidikan Biologi ini bercerita, awalnya dia tertarik untuk membuat EO karena hobinya bersama teman-teman menghadiri acara-acara musik di Bandung. “Pertamanya, aku ngobrol sama tiga temen aku, Bunny, Susi, dan Dini, sampai akhirnya sepakat buat mendirikan EO,” kata Winny dikutip dari artikel tersebut. Sedangkan untuk masalah modal, “Itu mah modal kadaek (kemauan) aja,” tambahnya. Baca juga: Contoh Peluang Usaha di Rumah Modal Kecil

4. Membuka Bimbingan Belajar

Sebagai seorang mahasiswa, tentu kita sudah terbiasa untuk mengerjakan soal-soal ujian yang dilalui semasa duduk di bangku sekolah dulu. Untuk itu, kita bersama teman-teman sebenarnya mempunyai peluang untuk membuka sebuah bisnis bimbingan belajar milik sendiri. Kesuksesan kita masuk ke jurusan dan perguruan tinggi pilihan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi adik-adik kelas yang berpotensi untuk menjadi klien.

Jika tidak memiliki waktu untuk memulai usaha ini dari nol, kita dapat melakukan kemitraan dengan lembaga yang sudah ada. Dengan begitu, kita juga dapat lebih meyakinkan calon klien karena adanya nama lembaga bimbingan belajar yang sudah dikenal. Beberapa lembaga bimbingan belajar bahkan menawarkan sejenis bisnis kemitraan, seperti Aqila Course, Solusi Mandiri, Ranking dan Sinau.

Pembuktian tentang berhasilnya bisnis bimbingan belajar ini sudah banyak bisa kita pelajari. Misalnya saja Sony Sugema dengan Sony Sugema College (SSC) di Bandung, Siswadi dengan Bimbel Solusi di Jakarta, dan lainnya. Beberapa nama yang disebut bahkan mengakui omzet bisnisnya hingga ratusan juta per bulan.

5. Usaha Jasa Bersih-bersih Kamar Kos

Kegiatan bersih-bersih kamar memang terlihat seperti hal yang sepele. Namun, ternyata hal ini merupakan salah satu peluang bisnis yang patut untuk dijajaki. Karena, ternyata tidak semua orang suka untuk membersihkan ruangan kamarnya sendiri.

Dikutip dari artikel “David Adi Surya, Mantan Pejabat Kampus yang Jadi “Tukang Bersih-Bersih Kamar”” yang dipublikasikan secara online oleh Suara Merdeka, David mendirikan bisnis ini sejak September 2013. Dengan beranggotakan adik dan teman-temannya, usaha yang diberi nama More Cling ini berhasil membawanya menjadi Juara II di Kompetisi Diponegoro Entrepreneur Challenge yang diselenggarakan oleh kampusnya, Universitas Diponegoro. Dari usaha ini, keuntungan kotor David dan tim per bulannya mencapai Rp18 juta.

Sebenarnya masih banyak sekali ide bisnis sampingan buat mahasiswa yang menggiurkan untuk dijalankan sebagai usaha sampingan. Tapi, walaupun hanya sedikit contoh ide bisnis yang kami tuliskan mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi buat kamu dalam menciptakan ide bisnis yang lebih bagus. Perlu diingat bahwa dalam menjalankan bisnis tersebut sesuaikanlah dengan minat dan kemampuan agar nantinya, bisnis yang dijalankan dapat dilakukan dengan kesungguhan dan kita juga tidak mudah bosan karena sesuai dengan hobi.